Rasa Kopi Yang Unik, Selalu Membuat Rindu Untuk Kembali

(Foto: google image kopi jos)




Yogyakarta – Bagi sebagian orang, minum kopi merupakan ritual pagi yang wajib selalu dilakukan. Sebagian besar orang Indonesia bahkan sudah menganggap kopi merupakan sebuah kebutuhan, dan ada juga sebagian yang menganggap kopi hanyalah bagian dari gaya hidup.

Saat ini, sangat mudah untuk menemukan sebuah kedai kopi, terutama di Yogyakarta. Dari kedai yang biasa – biasa saja, sampai kedai kopi yang menyediakan kopi – kopi mahal dari segi harganya. Tidak hanya dikenal dengan kuliner gudegnya, Yogyakarta juga dikenal dengan minuman kopinya yang khas.

Kopi Jos, salah satu minuman khas dari Yogyakarta yang kini melegendaris dikalangan wisatawan. Menjadi minuman legendaris di Yogyakarta, asal mula kopi jos sendiri dibuat pertama kali oleh seorang pedagang asal Klaten, Jawa Tengah.

Pedagang asal Klaten tersebut bernama Lik Man. Ia membuka kedai kopinya di samping stasiun tugu Yogyakarta. Awalnya, kopi jos hanya diminum oleh pegawai yang berkerja di stasiun tugu dan sekitarnya, tapi saat ini, hampir sebagian besar wisatawan tertarik untuk mencoba. 

Pembuatan yang sama seperti kopi pada umumnya, tetapi ada hal unik yang membuat kopi ini menjadi berbeda. Penambahan arang menyala ke dalam kopi yang sudah diseduh menjadikan hal unik tersendiri bagi penikmatnya. Arang tersebut diambil dari anglo (tungku) yang dibakar. Arang yang di ambil dari anglo (tungku) tersebut tidak akan langsung dimasukan ke dalam kopi, melainkan akan diketuk – ketuk terlebih dahulu untuk menghilangkan abu yang ada, sehingga kondisinya bersih saat akan ditambahkan ke dalam kopi.

Adit, seorang wisatawan asal Bandung menjadi penggemar kopi jos saat Ia berkunjung ke Yogyakarta. Baginya, bukan hanya wajib untuk mengunjungi gudeg saja jika Ia sedang di Yogyakarta, melainkan sangat wajib untuk mampir di kedai kopi jos milik Lik Man. 

“Ini sudah kelima kalinya saya ke kopi jos tugu. Buat saya, bukan cuman gudeg yang wajib didatengin kalo liburan ke Yogya, tapi wajib juga ke kopi jos ini. Rasanya yang unik bikin selalu pengen balik untuk “nyeruput” kalo kata teman saya,” ungkap Adit yang kala itu sedang menikmati kopi jos di kedai milik Lik Man.

Lik Man sang pedangan legendaris kopi jos pun mengungkapkan bagaimana para wisatawan sangat tertarik dengan kopi jos. Menurut Lik Man, selain rasa, keunikan dari kopi jos yang di tambah dengan arang menyala itulah yang membuat kopi jos selalu di rindukan ketika para wisatawan berkunjung ke Yogyakarta. 

“Kalo yang saya liat selama saya berjualan itu kayanya kopi jos di cari karna sesuatu uniknya itu. Ada arang menyala di dalam kopinya. Mungkin kalau dibayangkan bingung, kok bisa ada arangnya. Tapi setelah datang ke tempat coba rasanya, terus ketagihan,” ujar Lik Man.(Febrielina Done-153140039)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: