Warga Gumuk Pasir Parangkusumo Terpaksa Tinggal Di Tenda-Tenda Darurat

Yogyakarta – Warga pesisir dusun Prangkusumo Parangtritis, Bantul Yogyakarta harus pasrah melihat rumah mereka dibongkar pada hari Rabu (14/12). Hal tersebut dilakukan karena mereka dianggap telah menempati kawasan konservasi gumuk pasir, yang harusnya dilindungi.
Sejumlah warga yang tinggal dan memiliki beberapa usaha di gumuk pasir Parangkusumo menyatakan menolak keras atas penggusuran ini. Mereka meminta Pemkab setempat untuk melihat dampak penggusuran ini.

Warga bertahan karena tidak memiliki temp at tinggal lain. Sehingga mereka terpaksa menempati tenda-tenda darurat. ” Saya sedih sekali melihat anak-anak jadi tidak bisa sekolah” ungkap dedi salah seorang warga gumuk.Banyak anak kecil seumuran SD yang seharusnya bersekolah, harus bertahan hidup ditenda dengan persediaan makanan yang seadanya. 

Pemkab Bantul menyatakan bahwa  mulai dari pemberian surat teguran, dilanjuti dengan pemberian surat peringatan , semua sudah dilayangkan oleh Pemkab. Namun tidak digubris oleh warga, akhirnya pembongkaran paksa dilakukan.

Warga berharap dapat segera beraudiensi dengan bupati, agar masalah ini cepat di selesaikan dan masyarakat mendapatkan haknya. Widya Iga 153140072

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: