FERA NURFICAHYANTI, Fokus dalam Segala Hal

320xauto-fera-nurficahyanti-22-putri-bantul-2011-wnfoa

Berani bermimpi besar, fokus dan terus berusaha manjadi pandangan hidup seorang Fera Nurficahyanti yang kerap disapa Fera. Fokus menggeluti usaha bernama Elody Party Planner yang bergerak dibidang event organizer, saat ini Elody Party Planner telah dikenal luas di Yogyakarta.
“Lihat acara wedding yang ada terus-terusan, jadi termotivasi bikin event organizer yang berskala kecil. Orang ulang tahun kan setiap bulan ada, setiap minggu ada, setiap hari ada.” ungkap mahasiswi yang lahir 22 tahun silam saat ditemui disela-sela kesibukannya menyelesaikan skripsinya.

Bersama dengan dua rekannya Wawan (Tambang UPN YK) dan Kiki (Seni Musik UNY). Fera mendirikan Elody Party Planner sejak 1,5 tahun yang lalu. Dengan menggabungkan skill yang dimiliki, sampai saat ini sudah banyak client menggunakan jasa party planner. Dengan mengusung konsep yang berbeda-beda tergantung permintaan.

“Besok tanggal 27 Maret Elody Party planner daper job acara wedding di Bantul dengan 600 undangan jadi sekitar 1200 orang” ucap Ferra.
Kendala dalam menjalani bisnis Elody Party Planner bagi Fera adalah kendala waktu. Saat banyak job, dan pada saat itu anak pertama dari dua bersaudara ini harus mengerjakan tugas kuliah. Pada saat itulah dirinya dan teman-teman mengatur strategi supaya tetap bertanggung jawab.

“Kalo kita sudah bikin jadwal dari lama sama kerjaan, kita harus korbankan kuliah sebentar. Dipending gitu. Tapi kalau kita tahu ada jadwal kuliah, ya kita enggak bisa terima job itu” ungkapnya.

Dalam setiap usaha pasti akan menemui sebuah rintangan. Memilih untuk menghadapi rintangan atau menyerah adalah pilihan setiap pengusaha.  “Pinter-pinter bagi waktu aja sih. Beruntungnya kita punya tiga orang tim inti jadi bisa saling ngecover tugas ” lanjutnya.

Selain memiliki bisnis party planner, Fera juga mengluti bidang catering dan juga fashion di Elody Fashion yang dirintis bersama sang adik. Dalam bisnis fashion Ferra hanya membantu pada bagian pemasaran. Gadis yang memiliki hobi traveling ini memang memiliki cita-cita sebagai entrepreneur.

Di sisi lain, pernah memenangkan ajang pemilihan Putra Putri Bantul juga menjadi prestasi gadis yang lahir pada bulan Februari. Pengalamannya mengikuti kontes ini membuatnya memiliki kepercayaan diri yang tinggi dan relasi yang luas.

Dari kepercayaan diri dan relasi yang luas, baru-baru ini Fera beserta Prama Yogi dan Annisa Herman H.S merintis Organisasi pertama konsentrasi Public Relation, Ilmu Komunikasi, UPN Veteran Yogyakarta bernama Capacity. Organisasi ini diharapkan mampu menjadi wadah untuk mengembangkan skill mahasiswa dalam dunia Public Relation dan memperluas relasi professional.

Fokus kuliah menjadi tujuan utama dalam menjalani pendidikan S1 diprodi Ilmu Komunikasi. Sesibuk apapun kegiatan bisnis, kuliah tetap menjadi prioritas utama anak dari pasangan Edy Bowo dan Sri Maryanti. Menjadi perwakilan Indonesia dalam kegiatan Passage to Asean (P2A) di Thailand dan d’Catch di Nanjing China pun membuktikan keaktifannya dalam menjalani pendidikannya.

Orangtua sebagai inspirasi

Bagi Ferra, yang menjadi inspirasi dalam hidupnya hingga bisa sampai seperti sekarang ini adalah orang tuanya. Sosok ayah dianggap sebagai motivator dalam menjalani tantangan hidup, kisah dan perjuangan ayah yang tangguh menjadi pemacu mahasiswi dengan segudang prestasi ini menjalani hidup. Lain dengan sang Ayah, bagi Ferra ibundanya merupakan sosok yang memberikan teladan dalam kesabaran.

“Ibuku sabar sama semua orang. Bahkan kalau aku ada event sampai malam ibu akan tetep nunggu diruang tamu sampai anak-anaknya pulang” ungkapnya dengan tersenyum.

Selain dukungan kedua orang, teman-teman baik pun menjadi sosok yang terus mendukung dan mendoakan Ferra dalam menjalani segudang kegiatannya.

Di mata teman-teman

Sosok Fera, menjadi teladan bagi teman-temannya. Aktif diberbagai kegiatan membuatnya memiliki banyak teman dan dikenal sebagai sosok yang sangat ramah dan berprestasi. Medha Zeli adalah salah satu teman yang mengenal Fera dengan baik.

“Dia baik, asyik, dan nggak sombong. Dia bahkan care banget sama sekitar.  Kalau ada temen kesusahan dibantu. Kalau ada yg nggak tahu dikasih tau. Kerenlah dan dia  itu nggak pilih pilih temen. ” ungkapnya saat ditemui di Lab Audio Visual Ilmu Komunikasi UPN Veteran Yogyakarta.

Sering menjalani kegiatan bersama bagi Medha, Fera merupakan sosok teman yang sangat totalitas. “Dia itu kesibukannya segambreng. Tapi ya bisa bisa aja bagi waktu buat kegiatan & lomba. Trus pas project d’CATCH & bikin seminar. Dia totalitas banget. Nggak ngeluhan. Jadi asyik kerja sama dia itu. Dia jadi partner yang menyenangkan” lanjutnya.

Yudha, mahasiswa konsentrasi Public Relation pun mengungkapkan hal yang sama tentang sosok Fera.

“Ferra itu orangnya baik, mudah bergaul, ramah, pekerja keras, punya tujuan yang jelas, kalau pengen sesuatu harus dicapai terutama bidang pendidikan” (Maya Arina/153140018)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: