Opini : Ketika liburan memakan korban uang.

foto: twitter image.

Pada masa-masa liburan natal dan tahun baru, warga Jogja dihebohkan dengan pemberitaan yang muncul saat wisatawan yang ditembak habis-habisan saat menyewa becak warna-warni di Alun-alun selatan kota Yogyakarta.

Tidak tanggung-tanggung, pemilik becak pun langsung meminta harga 150ribu satu kali putaran saat wisatawan sudah selesai mengendarai becak mengelilingi Alun-alun selatan.

Hal ini sangat mengagetkan karena harga fantastis ini tidak seharusnya muncul dimusim-musim liburan. Harga yang biasanya hanya sekitar 25ribu hingga 50ribu ini, naik hingga 300%.

Hal ini bisa membuat citra Jogja menjadi tercoreng. Terlebih lagi, sosial media bisa menjadi alat penyebar yang sangat cepat dan ampuh.

Hal ini pun harus bisa menjadi bahan evaluasi para jajaran Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta, untuk lebih mengawasi tempat wisata yang sangat ramai pada masa-masa liburan supaya hal ini tidak terjadi kedua kalinya. NADYA YULIANA 153140082.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: