Tak takut sebab tanam cabai sendiri.


Ditengah harga cabai yang sedang meroket dipasaran, Ibu Tini tidak merasa cemas atau gusar bagaimana ia akan memasak setiap harinya. Kekreatifan muncul oleh ibu 2 anak ini, dengan menanam cabai dipekarangan rumahnya yang berlokasi di desa Krebet kecamatan Guwosari Bantul Yogyakarta.

Dibantu dengan suaminya, ia membuat kebun kecil tepat didepan rumahnya dengan peralatan seadanya. Biji cabai pun  yang ia gunakan, ia ambil dari sisa saat memasak setiap harinya.

Hal kecil yang sudah ia lakukan 2 tahun ini, sering membantunya dikala bahan baku kebutuhan pokok naik seperti sekarang ini.

Gak cuma sekarang aja. Waktu mau lebaran itu pas harga naik, saya juga ga takut soalnya saya ambil cabai dari depan rumah.” Ujarnya saat sambil menyirami tanaman yang sedang berbuah ini.

Karena hal ini pun, ia ingin menanam tanaman lain supaya bisa menjadi bala bantuan ketika bahan baku sedang meroket.

“Saya sih dukung saja ya. Ibu juga mau menanam tanaman yang lain seperti tomat untuk mengantisipasi.” Kata pak Sudarto sembari membantu istrinya menyirami cabai-cabai kesayangan mereka. NADYA YULIANA 153140082.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: